Sunday, 1 March 2026

PROPAGANDA - by: Michael Gunadi | Staccato, March 2026

PROPAGANDA
by: Michael Gunadi
Staccato, March 2026


 

Propaganda adalah salah satu bentuk praktek Politik. Propaganda sering dikonotasikan negatif. Padahal, Propaganda tak selalu buruk. Sering dan bahkan teramat sering propaganda menjadi alat agitasi bagi rakyat suatu negara untuk menjalankan satu program kesejahteraan tertentu. Dalam napak tilas peradaban manusia, propaganda seringkali menyertakan musik dan bahkan berbentuk sebagai sajian musik. Apa dan bagaimana duduk persoalannya sehingga musik dan propaganda bisa padu padan dalam peraduan nan mesra?

 

PENGERTIAN DASAR

 

MUSIK

Musik secara populer bisa diartikan sebagai seni bunyi yang disusun atas kombinasi nada, ritme, tempo, harmoni, melodi, dan dinamika, dengan tujuan ekspresi estetis serta komunikasi emosi atau gagasan. Dalam konteks “musik populer” (popular music) istilah ini sering merujuk pada genre musik yang dirancang agar mudah diterima khalayak luas, sering disebarkan lewat media massa seperti radio, televisi, streaming online, konser, dan sebagainya. 

 

Ciriutamanya adalah:

* Struktur melodi atau chorus yang mudah diingat;

* Irama yang menarik dan kadang sederhana agar mudah dinikmati dan dicerna;

* Distribusi melalui media massa diproduksi secara profesional;

* Daya tarik massal, sering kali berkaitan dengan tren budaya, sosial, atau bahkan mode.

 

Musik Klasik atau “musik seni” (art music) berbeda dalam beberapa hal: biasanya bersifat lebih kompleks secara teknis atau teoretis, menggunakan alat musik orkestra atau solo, ditulis lebih formal, sering menggunakan bentuk simfoni, sonata, opera, atau karya orkestra lainnya, dan biasanya tidak semata-mata ditujukan untuk pasar massal.