SEJARAH DAN ASAL USUL: Kelahiran Sebuah Mahakarya
Lahirnya "Sabor a Mi" berakar pada romantisme murni dan sedikit keberanian yang dipicu oleh alkohol. Alvaro Carrillo, seorang insinyur pertanian yang beralih profesi menjadi komposer, dikenal sebagai sosok yang sangat sentimental namun cerdas dalam merangkai kata.
INSPIRASI DI BALIK LIRIK
Legenda yang paling dipercaya menceritakan bahwa lagu ini terinspirasi dari momen nyata antara Carrillo dan tunangannya (yang kemudian menjadi istrinya), Ana María Incháustegui. Pada suatu malam di tahun 1957, saat mereka sedang minum bersama, Carrillo terus-menerus mencium Ana María.
Merasa sedikit terganggu namun terhibur, Ana María berkata bahwa suaminya itu akan membuatnya "merasa seperti wiski" karena banyaknya ciuman tersebut. Carrillo, dengan ketajaman insting seorang penyair, menjawab: "Bukan rasa wiski yang tertinggal, melainkan 'sabor a mi' (rasa dariku)." Frasa itu langsung menyalakan api kreatif. Carrillo menyadari bahwa ia baru saja menemukan konsep tentang cinta yang begitu mendalam sehingga meninggalkan bekas fisik dan spiritual pada orang lain. Lagu ini secara resmi didaftarkan pada tahun 1959 dan sejak saat itu, sejarah musik Latin berubah selamanya.
