KOMPETIPRET
SISI GELAP KOMPETISI PIANO
by: Michael Gunadi
Staccato, February 2022
Seorang pianis, komposer, pendidik musik dan pembaharu musik rakyat Hongaria, Bela Bartok, berkata begini: “Competitions are for horses, not artists.”
Selain Bartok, Gitaris John Christopher William, seorang gitaris klasik legendaris, berkata begini: “No, basically I don’t like or approve of competitions on any instrument. I don’t think music can be evaluated like a race” – dalam sebuah wawancara oleh Austin Prichard-Levy, 1 Januari 2010.
Dari dua quotes tersebut, tentu masih banyak musisi lain yang memiliki pendapat senada, bisa kita simpulkan bahwa sebagian legenda musik “membenci“ kompetisi. Alasannya senada. Bahwa seni tidak bisa atau tidak layak diadu.
Sebetulnya, jika kita agak membuka pikiran, para tokoh dan legenda musik tersebut bukan membenci kompetisi dalam arti sebagaimana kita benci akan kelakuan buruk seseorang. Tidak demikian. Secara tersirat, beliau-beliau tersebut memberikan warning atau peringatan pada kita semua. Akan hal-hal yang akan terjadi dan bisa terjadi dalam sebuah kompetisi. Sisi kelam dan aspek yang tertabukan dalam ranah kompetisi musik. Dalam rangkaian itulah tulisan ini dibuat. Diberi judul KOMPETIPRET, Hal-hal yang pret pret dalam kompetisi musik. Maksudnya tentu bukan menakut-nakuti anda agar tidak ikut kompetisi musik. Bukan. Melainkan memberi anda petunjuk, info dan seluk beluk gamblang agar anda tahu pasti apa yang anda ikuti.